RSS

Tag Archives: install

Install Git Server di VPS berbasis Linux – CentOS

Di sini akan dicoba langkah-demi-langkah tutorial mengenai instalasi Git Server di VPS (Virtual Private Server) yang menggunakan OS CentOS.

Perlu diketahui, ketika kita menyewa sebuah lingkungan virtual, VPS, kita tentunya akan mendapatkan IP Address VPSmu, akun akses control panelnya (biasanya pakai Lxadmin), atau yang disediakan oleh hostingnya dengan menginputkan username dan password. Biasanya di dalam control panel tersebut disediakan menu : remote access dan ssh remote. Nah, inilah yang akan kita pakai dalam tutorial kali ini. Di sini saya mencoba meremote VPS yang saya sewa menggunakan putty dengan Connection Type : SSH.

Akses VPSmu, menggunakan Putty. Masukkan hostname (atau IP Address VPSmu), dengan port standard : 22.

Ketika sudah masuk ke session VPSmu, silahkan login dengan memakai superuser : root. Dan masukkan password yang telah diberikan oleh hosting tempat kamu menyewa VPS.

Ok, jika sudah, silahkan ikuti petunjuk di bawah ini :

Cek DAG Repository, Webtatic repo untuk Git Server yang akan kita install di VPS, dengan mengetik :

– Untuk Red Hat Enterprise Linux 5 / i386 :

rpm -Uhv http://apt.sw.be/redhat/el5/en/i386/rpmforge/RPMS/rpmforge-release-0.3.6-1.el5.rf.i386.rpm

– Untuk Red Hat Enterprise Linux 5 / x86_64:

rpm -Uhv http://apt.sw.be/redhat/el5/en/x86_64/rpmforge/RPMS//rpmforge-release-0.3.6-1.el5.rf.x86_64.rpm

Ok, tunggu sampai proses selesai, setelah itu dilanjutkan dengan perintah install Git server :

yum -y install git

Tunggu sampai proses install selesai.

Ketika installasi selesai, saatnya membuat repository.

Membuat repository itu mudah! sederhana, tinggal buat folder untuk reponya, terus diinit, perintahnya sebagai berikut :

mkdir newrepo [diasumsikan nama foldernya newrepo, tapi bebas, terserah kamu namanya]
cd newrepo
git init

Setelah repo sudah dibuat, kita dapat menduplikat atau membuat file-file proyek kita (bisa pakai SVN import) dan lakukan langkah berikut :

git add .
git commit

Nah, repo sudah dibuat nih, kamu mungkin ingin membagi repo mu ke temen-temen. Ini berarti orang lain dapat pull dan push file-file mereka ke repomu dan mengubahnya. Ada banyak cara sharing untuk SVN repository.
Tapi cara yang sederhana adalah menggunakan Git Daemon. Ini akan mengizinkan orang lain push+pull, share, dengan menggunakan perintah berikut :

git daemon --reuseaddr --base-path=/path/to/repos --export-all --verbose --enable=receive-pack

Perintah di atas akan mengizinkan repo untuk dishare melalui folder repo yang kita buat di atas (ex : newrepo). Ketika sudah membuat repo tersebut dapat dishare. Dan tentunya client atau user lain, dapat melakukan clone Git repo kamu. Dengan syntax :

git clone git://remote.computer.hostname/newrepo

Atau via Github atau via Tortoise SVN. 😀

Kamu bisa menggunakan gitolite atau Gitosis untuk integrasi ke Redmine (software project management) dan tentunya tercentral, private, sehingga aman dari ancaman dari luar dan mudah ter-manage

Selamat mencoba dan sukses! 😀

 
Leave a comment

Posted by on November 24, 2011 in Computer, Programming

 

Tags: , , , , , , , , , ,

[Tips for Android Developer] Move your applications to External Storage (SDcard)

Many android users have a big problem with disk space. Every Applications on the device should be installed on the device’s internal memory.

But, in Froyo and above allows you to install application on the external storage (SD Card), but if only the developer actually enables that feature in his application.

According to the http://developer.android.com/guide/appendix/install-location.html, developer can set his application’s install location to the external storage by set android:installLocation attribute with a value of “auto” or “preferExternal” in the <manifest> element.

How about usual or ordinary users?

Yeah, it’s easy to do that with command prompt or terminal window and of course, you need ADB Tools (or Android SDK).

  1. Please, make sure that you enabled “USB debugging” mode on your phone.
  2. You need the Android SDK or ADB tools. Please install it to your computer.
  3. Connect your phone to a USB port, open up a terminal window (command prompt), and type “adb shell pm setInstallLocation 2” (without the quotes). (ADB is part of the Android SDK.
    This will enable the move to SD card option for all applications.)
  4. Now, press menu button, go to the Settings menu > Applications menu and move your apps to your SD card.
  5. To restore this setting back to default type “adb shell pm setInstallLocation 0“.

Done! 😀
You’ve got the point of success with this. And enjoy your applications..they should be stored on the sd card. 🙂

 
Leave a comment

Posted by on September 16, 2011 in Android

 

Tags: , , , , , , , , , , ,

BackTrack 5 on Sony Ericsson Xperia X10i

This slideshow requires JavaScript.

 
Leave a comment

Posted by on June 7, 2011 in Android

 

Tags: , , , , , , , ,

Xrecovery Installation for Xperia X10i (with offline charging fixed)

Hi, android lovers! 😀

I’ve made simple application on android..The main function is to install xrecovery on Xperia X10i. It’s easy to use, you just click button “install” and wait till the status “OK”, then do reboot to check xrecovery menu (don’t forget to tap back button, during boot screen (before sony ericsson logo animation))

On this application, offline-charging have included.

Download here

 
Leave a comment

Posted by on June 4, 2011 in Android

 

Tags: , , , , ,

ChainFire on X10

Hey, see you again! 😀

Want to play Samurai II Vengeance on Xperia X10?

Maybe, you can try this method :

First, you must try to install nVidia Tegra driver on your X10? possible? yes, it’s possible!

Download this driver.

Ok, then extract it!

Please, install cf14.apk on that package to your Android phone, when you have done..please follow my instructions (instructions.txt) on that package that you’ve extracted to your computer.

Done! 😀

Now, you can play Samurai II Vengeance on your X10

Download here for Samurai II Vengeance

You’ll never imagine that pretty awesome graphics! 😀
Oh yeah, don’t forget to update your snapdragon driver with ChainFire 3D (if you used Snapdragon – Adreno 200)…just click on install plugins..choose Snapdragon or PowerVR 😀

 
2 Comments

Posted by on May 26, 2011 in Android

 

Tags: , , , , , , , , , , ,

Install wireless modem USB di Ubuntu

Beberapa bulan yang baru saja lewat nyobain Natty Narwhall (Ubuntu 11.04) dan mumpung punya modem A*A saya coba buat dipake browsing sambil download package-package Ubuntu buat memperkaya fitur Ubuntu 11.04 di laptop saya.

Cuma..yang jadi masalah, bisa gak ya?

Apa c yang gak bisa buat kamu? :malu: :”>

Caranya adalah, colokin usb modem di laptop/komputer kamu, terus buka Terminal di Ubuntu, lalu ketik beberapa command dibawah ini :

$ lsusb

Kemudian cek di dalam list result dari command di atas, akan muncul seperti ini :

Bus 001 Device 002: ID 05c6:9004 Qualcomm, Inc.

atau formatnya yaitu :

[port] [device] [ID mmmm:nnnn] [merk]

mmmm untuk 05c6

nnnn untuk 9004

Tugas kamu adalah mencatat mmmm dan nnnn dari usb modem kamu sesuai merk modem kamu dan yang muncul di list.

Nah tugas berikutnya adalah mengetik command berikut di terminal :

$ sudo modprobe usbserial vendor=0xmmm product=0xnnnn [enter]

$ dmesg | grep CD-ROM

$ sudo eject /dev/sr1

Kalau sudah, pastikan mengetahui di mana lokasi CD-ROM kamu, kalau di port 0, maka sudo eject /dev/sr1 adalah benar, jikalau bukan di port 0, tapi di port 1, coba sudo eject /dev/sr0 untuk meng-eject usb modem yang terdeteksi sebagai CD-ROM.

Sekarang, dilanjut dengan masuk ke : System>Preference>Network Connection. Kemudian akan muncul window dan pilih tab “Mobile Broadband“, Klik button “add” dan pilih “forward”

Pilih region “Indonesia“, kemudian kalo gak nemu di list, pilih “i can’t find my provider“.

Terus masukkan username dan password dari akun internet langganan kamu, sesuai dengan yang diberikan provider internetnya.

Done! 😀

 
Leave a comment

Posted by on May 25, 2011 in Ubuntu

 

Tags: , , , , , , , ,

Ngeclipse Android di Ubuntu 11.04

Sebelumnya..

Semua aktivitas di bawah ini butuh koneksi yg stabil, pake modem jg boleh 🙂

Pertama…

Install Java runtime JRE yg terbaru via terminal:

sudo add-apt-repository ppa:ferramroberto/java

sudo apt-get update

sudo apt-get install sun-java6-jre sun-java6-plugin sun-java6-fonts

Ntar di terminal muncul license agreement, jangan lupa di-OK (okok) terus 😀

Kalo bingung cara okok di terminal, tekan tuts keyboard arah kanan, terus enter.

Kalo pake PC/laptop yg 64bit, jangan lupa masukkan command di terminal :

sudo apt-get install ia32-libs

Kedua…

Buka Ubuntu Software Center dan ketik “Eclipse” pada bagian search, bila bertemu Eclipse dengan logo ungu bundar, pilih install.

Ukuran file kira-kira 87,5 MB.

Tunggu prosesnya sampe selesai!

Ketiga

buka website http://developer.android.com/sdk/index.html

Pilih android-sdk_r10-linux_x86.tgz (Linux (i386)) dan download!

Keempat

Extract android-sdk_r10-linux_x86.tgz di folder kamu.. cari di mana lokasi hasil download-an Android SDK kamu.

misal : nama saya di ubuntu “widy”, saya masuk ke explorernya ke /home/widy/desktop, owh..ternyata paket saya ada di folder desktop ini.

Sekarang tugasnya adalah..buka terminal lagi, ketik :

cd /home/[username di ubuntumu]/desktop

cd di atas berfungsi bwt pindah ke directory desktop di /home/widy/ *cek di mana lokasi android sdk kamu, dan ganti /home/widy/ sesuai dengan lokasi Android SDK kamu*, buat extract pake SDK android kamu.

unzip android-sdk-linux_x86-1.0_r1.zip

unzip di atas berfungsi bwt mengextract paket SDK Android kamu

rm -f android-sdk-linux_x86-1.0_r1.zip

bwt ngapus zip file yg kita download, karena gak kita pake lagi. 

Karena posisinya sekarang di desktop ubuntu kamu, mungkin agak ngeganggu kalo letakkan AndroidSDKnya di situ, jadi saya pindahkan ke folder /home saja biar lebih enak nyimpen2 datanya. Sebenernya c optional, terserah di mana, tp jangan lupa ganti acuannya sesuai tempat yg kamu taruh file tsb.

Ketik perintah berikut di terminal :

mv android-sdk-linux_x86-1.0_r1/ ~

Maka android SDK pindah ke folder HOME, tidak di desktop lagi.

Kelima…

Sama seperti di windows, kita mesti meng-set Environment Variables Android SDK ini, biar bisa dipanggil perintah2 Android Tools di terminal. Sekarang ketik di terminal :

gedit ~/.bashrc

Maka akan kebuka file, tambahkan di bagian baris paling akhir file .bashrc ini dengan isian : export PATH=${PATH}:/home/[username kamu]/android-sdk-linux_x86-1.0_r1/tools.

Contoh :

[…]

export PATH=${PATH}:/home/widy/android-sdk-linux_x86-1.0_r1/tools

[…]

Saya isi dengan /home/widy/android-sdk-linux_x86-1.0_r1/tools karena paket Android SDK saya berada di /home/widy, cek di mana paket android sdk kamu, dan isi bashrc sesuai lokasi AndroidSDK/tools kamu.

Kemudian save dan exit!

Keenam

Kalo sudah selesai install Eclipse..jalankan!

Pastikan Eclipse kamu yg Galileo, kalo belum Galileo, silahkan masuk ke help/install new software, kemudian klik button “add” : tambahkan

Name : Eclipse Galileo

Location (site) : http://download.eclipse.org/releases/galileo

Tunggu sampe status pending di panel di bawahnya muncul beberapa software atau tool yg akan diinstall, biarin aja, kemudian klik button “add” lagi.

Kemudian isi :

Name : Android SDK

Location (site) : https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/

Klik OK.

Tunggu beberapa detik, kasih tanda “check” pd checkbox di bawahnya (usahakan DDMS dan development kit/tool dan Android Editor yg dicentang), kemudian next>”select all”>next>(ignore bila ada pesan peringatan) next>ok.

Tunggu prosesnya sampe selesai, kemudian restart Eclipsenya.

Pas sudah kebuka lagi aplikasi Eclipse ini, masuk ke menu : Window>Preferences

Pada bagian sub menu Android, klik button “Browse”, masuk ke folder lokasi Android SDK kamu, kemudian klik OK.

Setelah itu, klik “apply”, tunggu sebentar, kemudian klik OK.

Kalo muncul error, berarti Android SDKmu masih kosong! sekarang buka di eclipse :

Windows>Android SDK and AVD Manager, klik menu “available packages”, dan pilih paket yang HARUS diinstall (usahakan Android SDK Tool, Android SDK Platform versi 2.1-2.2 diinstall) kemudian “accept” next, ok, tunggu sampe proses download and install tersebut selesai.

Kalo sudah, buka Window>Preferences lagi di Eclipse, masuk ke sub menu “Android”, cek apakah sudah ada paket OS Android di situ, dan lihat lokasi Android SDKnya sdh tercantum apa belum, kalo belum “browse” ke Android SDK kamu, OK, kemudian “apply”.

Done! Android SDK dan Eclipse kamu siap untuk dipakai buat ngoding Java Android Programming! ^_^

 
Leave a comment

Posted by on May 20, 2011 in Android

 

Tags: , , , , , , , , , , ,