Mendapatkan klien proyek lokal sebanyak mungkin

Coba nulis berdasarkan pengalaman di lapangan.
Mendapatkan klien lokal di proyek itu bukan “pufff…simsalabim” tiba-tiba datang proyek.

Tetapi membangun kepercayaan yang dijalin secara terus menerus.

“Lu ngapain sih wid, aktif FB terus… apa aja diurusin…”

Dulu sehabis lulus kuliah S1, saya bekerja di perusahaan vendor TI di Jakarta. Dan tugas saya slalu datang ke tempat klien-klien si vendor, karena saya sbg sr. maintenance developer .NET (dengan CMS dotnutnuke). Datang sendirian, dan kenal berbagai orang bank-bank di Indonesia. Tapi dari situ jadi kenal pribadi dan jadi teman. Lepas dari situ kembali ke Jogja, klien-klien tsb saya jadikan teman di Facebook.
Saya sering komentar status klien-klien saya di facebook, hanya sekedar tegur sapa..dan membangun kepercayaan. Bukan mengharapkan biar segera dapat proyek, dengan membangun relasi, seseorang sudah memperluas silaturahim. Toh siapa tau kita yang butuh bantuan, atau mereka yang butuh bantuan kita.

Ok, buatlah personal branding di jejaring kalau kita ini memang bisa ngoding, biasa bermain proyek dan bisa membangun sistem ataupun aplikasi.

“Eh, tapi banyak loh yang ketipu pencitraan, keliatan di jejaring pinter, eh pas ketemu langsung, ternyata mengecewakan”

Nah itu, jangan coba-coba memakai topeng kepalsuan.

Ok, sambil merutinkan tsb, coba berkunjung ke grup-grup FB seputar programming ataupun seputar proyek. Mesti ada tawaran. Naaaaah, dari situ mulai inisialisasi diri ke dalam proyek lokal.

Lakuin seserius mungkin. Ok, udah? teliti juga ya, pilih klien yang bener-bener bisa diajak kerjasama. Soalnya ada beberapa tipikal klien yang “agak gak masuk akal”. Kalo dah deal..lakukan sebaik mungkin, dari sinilah bangun lebih dalam kepercayaan tsb. Yakinkan bahwa “saya bisa bekerjasama dengan baik dengan anda”
Bangun komunikasi aktif dengan klien. Contohnya?
Ya laporin kerjaan jangan nunggu ditagih, tapi aktif memberi berkala, misal tiap hari di sore hari atau tiap minggu. Jangan sekedar bilang “pak, halaman ini sudah saya buat” <- ini gak informatif.
Tapi bilang yang kayak gini “pak, saya sudah bikin halaman ini, di halaman ini bapak bisa lihat sudah ada form a, b, c..” sambil nunjukin bukti. “bapak, bisa akses di halaman web ini, dengan username dan password abc, xyz”
Kalimat komunikatif ini salah satu bentuk keprofesionalan kita. Di email ataupun di aplikasi chatting.

Ok, kalo kerjaan tuntas, mintalah “referral” dari klien, bisa berupa rekomendasi di linkedin atau sekedar testimoni di halaman web/jejaring pribadi, atau sekedar mention di statusnya si klien. Kok minta? soalnya kalo nunggu, bisa jadi klien sibuk atau lupa.

Kalau sudah, coba bangun relasi dengan perusahaan startup atau software house lokal di daerahmu, siapa tau nanti kita direkrut buat kerja proyek bareng software house. Atau bisa jadi karena ada “bendera”, bisa dapet kerjaan proyek pemerintah. Sekedar buat pengalaman, seru loh.

Dari situ, tinggal rutinkan saja..sudah cukup untuk bisa mendatangkan proyek-proyek lokal 🙂

Dan jangan jadi “kacang lupa kulitnya”, kalo sudah dapat klien, begitu selesai proyek, jangan putus komunikasi, bangunlah terus komunikasi itu, walaupun sudah tidak ada perlu.

Disclaimer: tulisan ini tidak ada maksud menggurui, justru saya masih harus banyak belajar, dan justru ada banyak yang lebih sukses dalam hal proyekan. Tapi sebisa mungkin tak share biar ilmu ini bermanfaat.

Dari pengalaman, dengan membangun kepercayaan, saya bisa mendapatkan klien sampai ke Sumatera-Utara dan Balikpapan, saya kerja dari Jogja, dan bahkan tanpa pernah ketemuan langsung? loh …kok bisa? iya, karena saling percaya. Tapi ada juga yang minta ketemuan pas tandatangan kontrak kerja/MoU, penyerahan sourcecode dan dokumentasi pas di Jakarta dan Bandung, dan semua ditanggung klien.

Bacaan menarik:
https://clientflow.io/blog/33-ways-to-get-more-clients/
http://www.thedigitalprojectmanager.com/project-red-flags-…/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.