RSS

HTML5 atau Native?

08 May

Kemarin baru saja membaca perkembangan aplikasi facebook di Android maupun iOS. Awalnya facebook menerapkan html5 di aplikasi mobilenya, kemudian akhirnya beralih ke native. Pada tahun 2011 lalu, facebook masih memakai html5, karena banyak keluhan dari pengguna, mendapatkan rating bintang 1 & 2. Akhirnya beralih ke native sampai dengan tahun ini. Hasilnya, pengguna meningkat 200%.

Konsep “build once, deploy everywhere” tidak selalu menjadi solusi untuk menghasilkan produk yang cepat dan tepat. Tentunya beda Sistem Operasi, beda pula pattern UInya (kecuali jenis games), tampilan yang dihasilkan terkadang nampak asing di sisi pengguna masing-masing platform. Pada waktu pengguna smartphone Android mencoba aplikasinya : “loh kok tampilannya mirip di iOS?”, padahal experience pengguna di iOS dengan di Android itu berbeda.

Pelajaran yang diambil adalah terapkan teknologi sesuai desain, bukan membuat design sesuai teknologi. Buatlah design untuk berbagai jenis platform terlebih dahulu, kemudian lihat apakah bisa diterapkan dengan model “build once, deploy everywhere”
Kalau tidak bisa ya, perlakukan dengan native.

Jangan pernah melakukan : “ah, yang penting cepet jadi aplikasinya, sesuai keinginan kita” ternyata malah fatal di belakang karena ego kita tersebut. Perlu riset lebih dalam bagaimana konsep desain masing-masing platform, perilaku pengguna, biaya dan waktu agar pengembangan aplikasi tersebut benar-benar siap dan terarah.

 
Leave a comment

Posted by on May 8, 2015 in Android, Celoteh, Internet

 

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: