RSS

Sebentar lagi memilih presiden negara kita

06 Jun

Menurut saya pribadi, seorang presiden itu mengenal hal-hal konseptor secara luas, tidak hanya satu dua hal, misal pendidikan, yang dimajukan jangan hanya SMK saja, tetapi semua, dari wajib belajar 9 tahun sampai dengan perguruan tinggi.

Ia juga mampu menyampaikan informasi atau pesan apa yang sebaiknya pendengar ketahui. Oleh karena itu, seorang presiden yang baik adalah presiden yang mampu berpidato dengan wibawanya sebagai seorang presiden, bukan seorang komik. Dan juga tidak mengada-ada atau membuat guyon yang tidak pantas diucapkan oleh seorang presiden. Skill public speaking ini penting, apalagi menyangkut hubungan diplomatis. Karena jika tidak diplomatis, orang lain akan memandang rendah negara kita karena pemimpinnya lemah.

Ditambah untuk hubungan internasional, skill bahasa asing harus dikuasai dengan baik, jangan sampai apa yang disampaikan oleh seorang presiden itu adalah hal-hal yang tidak dimengerti oleh delegasi asing/wakil dari negara asing. Lebih-lebih lagi, walaupun nanti memakai jasa ajudan untuk translator, karena tidak pandai menyampaikan, akhirnya info yang disampaikan translator ke wakil negara asing tersebut jadi keliru. Itu berbahaya.

Semoga calon-calon presiden negara kita Republik Indonesia, yang bernomor urut satu ataupun dua, mampu hal penting ini.
Demi martabat negara kita.

Mohon jangan komentar negatif atau jelek di status ini.
Ingat, kita ini Umat Islam, dimuliakan dengan Islam. Mengolok-olok (Al-Hujurat:11, bawa-bawa keturunan (seorang nabi Nuh as saja anaknya kafir), bawa-bawa harta kekayaan (inget kisah Qarun, Fir’aun), bawa-bawa amalan ibadah (amalan itu diterima/tidak hanya Allah yang Maha Mengetahui), itu tidak dibenarkan dan di larang dalam agama islam.

Ini hanya pandangan saya sebagai seorang profesional TI.

Namun, penting diingatkan untuk saya pribadi dan teman-teman, bahwa kita sebentar lagi akan memilih calon presiden, pilihlah sesuai ajaran agama kita, yang menegakan agama kita, dan prioritaskan pada kriteria seorang pemimpin (khalifah). Kriteria memilih seorang pemimpin (Khalifah) itu sederhana.
cukup dengan empat hal:

  1. Jujur (Shidiq)
  2. Dapat Dipercaya (Amanah)
  3. Cerdas (Fathanah)
  4. Menyampaikan Kebenaran (Tabligh)

Jika tidak ada yang sempurna, maka menjadi tugas kita masing-masing untuk berusaha mencari yang lebih mendekati kriteria ideal di atas.

Dan ini sifatnya Ijtihady, Dzanny (dugaan), bukan Qath’iy (valid). maka perbedaan adalah konsekwensi yang mustahil terelakkan. Wallahu A’lam.

Dan sebentar lagi, masa jabatan bapak presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir. Beliau sudah banyak berjasa untuk Indonesia. Membawa nama baik untuk Indonesia. Mari kita do’akan, semoga beliau mampu menyelesaikan kewajiban beliau sampai akhir jabatan dan membuat indonesia lebih baik dan semoga apa yang telah beliau kerjakan untuk indonesia ini menjadi amalan yang baik yang membawa pengaruh baik kepada kita semua agar menjadi mandiri, tangguh dan sejahtera, dan amalan tersebut mudah-mudahan diterima oleh Allah. Aamiin Allahuma aamiin.
Terima kasih, pak SBY🙂

Berikut saya sertakan video pidato pak SBY di Harvard dari VOA-Indonesia  :

 

 

 
Leave a comment

Posted by on June 6, 2014 in Celoteh

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: